Home Berita KUA Kecamatan Sangkapura Menggelar Bimbingan Perkawinan Pra Nikah Bagi Calon Pengantin, Guna...

KUA Kecamatan Sangkapura Menggelar Bimbingan Perkawinan Pra Nikah Bagi Calon Pengantin, Guna Penurunan Angka Stunting dan Perceraian.

20
0

Gresik,peloporkrimsus.com – Kantor Urusan Agama (KUA) Kecamatan Sangkapura, Kabupaten Gresik Jawa Timur, menggelar kegiatan kerja berupa Bimbingan Perkawinan Pra Nikah bagi para calon pengantin di lantai dua Puskesmas Sangkapura, Kamis (29/6/2022).

Kegiatan ini dihadiri langsung oleh Kepala KUA Sangkapura, H.R. Moh. Ali Masyhar beserta staf bagian penyuluh agama, Kepala Puskesmas Sangkapura dr. Faiza didampingi dengan dokter ahli gizi sebagai narasumber serta 20 orang pasangan calon pengantin.

Sebelum acara kegiatan dimulai, para calon pengantin dilakukan pemeriksaan kesehatan yang meliputi tes HBsAg, tensi darah, berat dan tinggi badan serta lingkar lengan.

Dalam sambutannya Kepala KUA Kecamatan Sangkapura, H.R. Moh. Ali Masyhar mengatakan kegiatan bimbingan pernikahan Pra nikah untuk para calon pengantin dilakukan bertujuan untuk memberikan pengetahuan, pemahaman, penguatan dan keahlian bagi calon pengantin dalam membina keluarga menuju keluarga yang sakinah, mawaddah warahmah.

“Ustadz Ali sapaan akrabnya menjelaskan bahwa pemeriksaan kesehatan dilakukan agar calon pengantin mengetahui riwayat kesehatan pasangannya,” Ujarnya.

Masih Ustaz Ali, penyiapan keluarga melalui bimbingan perkawinan ini juga merupakan bagian dari salah satu kunci untuk mempercepat penurunan stunting dan penurunan angka perceraian di Indonesia.

“Dalam sesi per kelas Se- Kabupaten Gresik yang terdiri dari 57 kecamatan, pulau Bawean di kecamatan Sangkapura masuk dalam sesi angkatan 46 dan 47, dimana masing-masing angkatan terdiri dari 20 orang peserta calon pasangan pengantin. Dalam hal ini ada beberapa materi yang disampaikan oleh narasumber terkait bimbingan pernikahan Pra nikah untuk calon pengantin, diantaranya: Pondasi Keluarga, Psikologi Keluarga, Kesehatan reproduksi dan gizi keluarga serta mencetak keluarga yang berkwalitas.”

Ustadz Ali berharap agar para peserta kegiatan bimbingan perkawinan Pra nikah benar-benar serius mengikuti kegiatan, sehingga dapat menjadi bekal bagi para calon pengantin dalam membina keluarga. Pungkasnya. (Fairi)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here